RSS

Category Archives: Agama

Mutiara Ramadhan 1417H/1997M

Judul Kuliah Tarawih Tawarrub

Ramadhan 1417 H/1997 H

M e d a n

Oleh : “ Almudaris Safinatussalamah/Abu Keumala”

  1. Bagaimana kamu katakan Allah itu Tuhan-Mu padahal kamu, kamu kufur dan maksiat kepadanNya
  2. Bagaimana kamu katakana Nabi Muhammad itu Kekasih-Mu, pada Hal syariatnya dan Sunnah-Sunnahnya kamu sia-siakan.
  3. Bagimana kamu katakana agama Islam itu adalah agama-Mu padahal peraturan yang tercantum didalamnya tidak pernah kamu perhatikan dengan sebaik-baiknya.
  4. Bagaimana kamu katakan Qur’an itu Imam-Mu, padahal Qu’ran itu kamu letakkan dibelakangmu pada setiap hari kerjamu.
  5. Bagiman kamu katakan ka’bah itu qiblamu, padahal kamu tidak sering menghadapnya.
  6. Bagimana kamu katakana oran gmuslimun dan mukminin itu adalah saudaramu, padahal kamu terus-terusan bermusuhan dengan mereka.
  7. Bagimana kamu katakana syaitan itu adalah musuh-Mu, padahal kamu bersahabat dengan dia dan tunduk dibawah petunjuk dan perintahnya setiap hari.
  8. bagaimana kamu ingin dan rindu akan nikmat yang ada di dalam syurga, padahal sebab-sebab masuk kedalam syurga itu tidak pernah kamu usahakan.
  9. Bagaimana katamu : “ Aku takut pada siksa neraka” padahal semua perbuatan-perbuatan yang haram sudah menjadi budaya dalam hidupmu.
  10. Bagimana kamu menghendaki orang lain berbuat baik kepada Mu, padahal kamu sendiri tidak pernah berbuat baik kepada orang lain.

“ Bagaimana “

Malam ke 2 :

  1. Bagaiman kamu bermaksud ridha Allah kepadaMu padahal kamu tetap mengerjakan sesuatu yang menimbulkan kebencian-nya kepadamu.
  2. Bagaimana mungkin sampai kiriman-Mu kepada seseorang, jika nama orang itu dan Alamatnya tidak pernah kamu ketahui.
  3. Bagaimana mana mungkin kamu mengetahui tempat kembali-mu, jika tempat semula kamu berangkat tidak dapat tandai lagi.
  4. Bagaimana kamu bermaksud(Amal) ibadah-muu diterima Allah, padahal ibadat yang kamu kerjakan itu menurut hawa nafsu mu sendiri-sendiri.
  5. Bagaimana kamu ingin disebut orang sebagai pemenag padahal tidak mau bertanding di Medan laga.
  6. Bagaimana kamu ingin sehat tubuh-Mu Kalau nasehat orang doktermu tidak kamu ikuti. Bagaimana kamu ingin sehat jiwa-mu padahal nasehat guru-mu tidak kamu patuhi.
  7. bagaimana kamu melarikan diri daripada mati, padahal mati itulah tmpat akhir pelarianmu.
  8. Bagimana kamu ingin merasa kenyang, kalau makanan hanya sampai dimulutmu.
  9. Bagaimana kamu ingin berjalan kea rah barat, sedangkan kamu menghadap timur belaka.
  10. Bagaiman kamu ingin ketenganan dalam jiwamu, sedangkan dua yang berlawanan terpenjara dalam hatimu.

NB : Pemberitahuan

Salam bil Maaf diadakan dirumah Al Mudaris pada hari ahad tanggal 23 Februari 1997 dan pengumuman pengajian.

 
Leave a comment

Posted by on April 10, 2008 in Agama

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.